Tampilkan postingan dengan label Body & Hair Care !!. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Body & Hair Care !!. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2015

Review on The Bath Box Dancing Hair Treatment Oil

Semuanya berawal dari 1 tahun lalu, ejieeh ala2 prolog sinetron. Tahun lalu menjelang perayaan 1st wedding anniversary  aku galau banget cari kado apa buat suami yang berkesan, setelah browsing-browsing nemu lah IG nya The Bath Box (THEBATHBOX), saat itu aku tertarik dengan sabun handmadenya yang modelnya cantik-cantik banget. Ownernya juga ramah banget waktu chat di Whatsapp.

Singkat cerita setelah pesan kado anniversary udah deh aku ngga pernah lagi tengok-tengok IG The Bath Box, sampai 4 bulan lalu kakakku bilang di IG lagi kekinian produk perawatan kulit alami dari brand lokal The Bath Box. Tuiiing langsung deh di telinga berasa ga asing brand itu, dan langsung aku intip lagi IG nya, dan duerrr racun bertebaran di mana-mana.

Karena saat itu anggota tubuh yang paling bermasalah adalah rambut, jadi produk ini sangat menarik perhatianku, langsung aja deh aku beli The Bath Box Dancing Hair Treatment Oil ini. Aku belinya parohan sama temen kantor, soalnya takut ga cocok juga sih, secara aku mikir rambutku kan berminyak, dikasih minyak ini apa ga bakal tambah berminyak ya? Setelah beli eh cucok ternyata, jadi this is my 2nd bottle, dan kali ini aku belinya ga parohan lagi, hahaa.. Yuk langsung kita bahas produk ini.

Packaging



Botolnya terbuat dari plastik model pump. Lobang pump nya kecil banget maaf ngga terlalu terlihat di foto, tapi karena lobangnya kecil jadi ngga perlu takut kebanyakan saat mengeluarkan produk.Pumpnya terlindungi oleh tutup plastik bening, jadi lebih higienis. Nama produk, ingredients, dan how to use semua tertulis rapi di stiker dof yang membalut botol.

Di sisi sampingnya ada stiker "Proud to be Indonesian Product", yes yuk kita support produk-produk lokal, produk lokal juga banyak yang berkualitas tinggi lho.

Tekstur dan aroma produk



Tekstur hair oil ini tidak terlalu kental, sehingga mudah meresap. Warnanya kuning sedikit kehijauan, karena bahan-bahan produk ini alami semua jadi mungkin tiap botol ngga sama ya warnanya. Baunya unik banget, aroma rempah-rempah, buat aku baunya mirip dengan bumbu spekuk :p. Tapi jangan khawatir, setelah dibilas baunya bakal hilang total dari rambutmu.

Ingredients


Di botolnya tertulis:
"Say goodbye to full packed of chemical commercial hair treatment. Dancing Hair Treatment Oil is packed with 100% botanical ingredients to hydrating your hair and create healthy shine and soft hair after use. Regular use will make your hair stronger, more lustrous, also promote hair growth."

Wuih, 100% botanical ingredients !! Ini nih yang bikin aku langsung beli produk ini, karena menurut aku yang alami pasti lebih baik, contoh simple, jaman kakek nenek buyut kita orang cenderung berumur lebih panjang, karena apa? karena jaman dulu di pasaran belum banyak makanan dan produk-produk perawatan tubuh berbahan kimia dan kandungan pengawet yang beredar.

Ini nih kumpulan oil-oil dalam The Bath Box Dancing Hair Treatment Oil:
Olive oil, nettle, macadamia oil, avocado oil, jojoba oil, VCO, castor oil, orange essential oil, geranium essential oil.

How to use

Punyaku pas kebagian yang tulisan stikernya aga buram, ini nih cara pakai yang dianjurkan:

"Applied on dry hair from roots to ends evenly. Leave it for about 30 minutes or longer and then washed out by shampooing and conditioning the hair as usual.
For deeper treatment apply it before go to sleep. Remember to cover your pillow first. And washed out your hair in the next morning.
Most people need twice shampooing to ensure the oil is completely washed out"

Aku ngga pernah nyoba cara pakai yang dibawa tidur semalaman, sebabnya sudah jelas, aku males kalo tiap habis pakai terus harus nyuci sarung bantal, hihihi. Jadi aku pakainya 30 menit sampai 1 jam sebelum keramas, aku tuang di telapak tangan lalu pertama aku ratakan di kulit kepala dengan gerakan seperti memakai shampoo, setelah di kulit kepala rata baru aku ratakan ke batang rambut dengan gerakan seperti memakai conditioner.

Saat dicuci, dengan 2x shampoo aja udah terbilas bersih kok hair oilnya, dan rambut bakal terasa lembut, cocok kalau lagi buru-buru dan ngga sempet pakai condi :p. Tapi mostly aku tetep pakai condi setelah pakai shampoo. Oiya aku pakai produk ini 2-3x seminggu

Results?
Aku pakai produk ini udah 4 bulan sejak bulan Juli 2015. Beberapa peningkatan kondisi rambut yang aku rasakan:

1. Meski sering dicatok rambutku ngga bercabang atau kering dan ngga gampang patah, aku sempet mengalami masa-masa suram dengan rambut karena salah satunya seneng main catok rambut, akan aku ceritain how my hair recover dalam post terpisah ya.
2. Jadi ngga gampang lepek, sampai 3 hari ngga keramas rambutku masih ngga kelihatan berkilap-kilap seperti sebelumnya, jadi aku keramas karena menyadari rambut aku kotor meski ngga tampak oily banget dari luar.
3. Rambutku jadi ngga gampang ketombean. Sebelum pakai produk ini, kalau ganti shampoo, misal lagi bepergian dan keramas pakai shampoo hotel, mau itu hotel bintang dua atau bintang lima sama aja rambutku bakal langsung ketombean besoknya. Setelah pakai ini kulit kepalaku jadi lebih "tahan banting" kayanya,kalo pas terpaksa pakai shampoo yang beda kulit kepalaku fine-fine aja.

Hasil ini aku capai dengan proses ya, karena ini produk dengan bahan-bahan alami, jangan ngarepin deh dalam seminggu rambut kamu udah keliatan tebel berkilau-kilau kayak bintang iklan shampoo di tv.

Jadi kesimpulannya Ladies, produk ini worth to try banget. Meski ngga memberikan hasil yang instan tapi menurut aku lebih baik mulai membiasakan diri memakai produk perawatan kulit dan rambut yang alami untuk "tabungan" kesehatan kita saat tua nanti :). Repurchase? Yes yes definitely yes !!

Untuk kalian yang tinggal di luar Jakarta, sekarang The Bath Box sudah ada agennya di beberapa kota besar, misalnya Surabaya, Malang, Makassar. Kota-kota lainnya coba deh cek di IG THEBATHBOX udah ada agennya atau belum. Di agen untuk beberapa produk harganya akan sedikit lebih mahal dibanding harga web, tapi mestinya tetep lebih irit jika dibandingkan dengan ongkir dari Jakarta. Jika ingin beli langsung dari website juga bisa (ongkir dari Jakarta): www.thebathbox.co.id.

Thanks for reading this long post, see you :-*

Senin, 27 April 2015

Green Episode of Oriflame: Review on Love Nature Tea Tree Series & The One Long Wear Nail Polish Mint Zest

Review kali ini temanya ijo daun, hahahaaa.. Jadi kali ini yang akan daku repiu adalah: Oriflame Love Nature Tea Tree Series (Cleansing Gel, Face Toner, Face Lotion) dan Oriflame The One Long Wear Nail Polish Mint Zest. Kalo aku lihat blogger Indonesia masih jarang ya yang mereview produk Oriflame, kalo aku gugling tentang produk Oriflame mayoritas ketemunya adalah iklan, jadi kali ini coba aku review buat kalian yang ingin tahu tentang produk Oriflame.

Nah kita mulai dari Oriflame Love Nature Tea Tree Series, pertama kita lihat deskripsi produk dan ingredients yang dituliskan di di web oriflame.co.id:
1. Cleansing Gel
Mengandung minyak esensial Tea Tree yang membantu membersihkan kulit berminyak dari kotoran, make-up, dan sebum berlebih, serta mengurangi munculnya noda tanpa mengeringkan kulit. 150 ml.

Daftar bahan-bahan:
AQUA, SODIUM LAURETH SULFATE, GLYCERIN, COCAMIDOPROPYL BETAINE, SODIUM CHLORIDE, COCO-GLUCOSIDE, DISODIUM COCOAMPHODIACETATE, PEG-7 GLYCERYL COCOATE, SODIUM COCOAMPHOACETATE, PHENOXYETHANOL, GLYCERYL OLEATE, SODIUM LAUROYL SARCOSINATE, PEG-18 GLYCERYL OLEATE/COCOATE, PARFUM, DMDM HYDANTOIN, DISODIUM EDTA, MELALEUCA ALTERNIFOLIA LEAF OIL, CITRIC ACID, SODIUM CITRATE, CI 42090, CI 19140, CI 17200

2. Face Toner
Penyegar astringent yang membantu pori-pori terasa kencang dan kulit tidak mengilap. Menyiapkan kulit untuk menerima lotion wajah. 150 ml.

Daftar bahan-bahan:
AQUA, ALCOHOL DENAT., GLYCERIN, PROPYLENE GLYCOL, POLYSORBATE 20, SODIUM CITRATE, IMIDAZOLIDINYL UREA, CITRIC ACID, SODIUM BENZOATE, PARFUM, BENZOPHENONE-4, DISODIUM EDTA, MELALEUCA ALTERNIFOLIA LEAF OIL, LIMONENE, PHENOXYETHANOL, SODIUM CHLORIDE, CI 19140, CI 42090, CI 17200

3. Face Lotion
Lotion yang mudah menyerap dengan minyak esensial Tea Tree yang membantu menjaga keseimbangan kulit berminyak dengan kelembaban ringan. 50 ml.

Daftar bahan-bahan:
AQUA, BUTYLENE GLYCOL, ETHYLHEXYL STEARATE, GLYCERIN, GLYCERYL STEARATE CITRATE, KAOLIN, STEARIC ACID, CYCLOPENTASILOXANE, CARBOMER, CETYL ALCOHOL, DIMETHICONE, STEARYL ALCOHOL, PHENOXYETHANOL, CYCLOHEXASILOXANE, IMIDAZOLIDINYL UREA, PARFUM, SODIUM HYDROXIDE, PROPYLPARABEN, METHYLPARABEN, MELALEUCA ALTERNIFOLIA LEAF OIL, DISODIUM EDTA, ETHYLPARABEN, LIMONENE, CI 42090

Masing-masing cleansing gel, face toner, dan face lotion ini harga katalognya sama, Rp 75.000. Rangkaian produk Love Nature pertama kali diperkenalkan di katalog Januari 2015 tapi aku baru beli dan pakai bulan Februari 2015, jadi kira-kira udah 2 bulan aku pakai produk ini. Ini penampakan lebih jelasnya:



Wadah cleansing gel, face toner dan face lotion ini semua  terbuat dari plastik dengan logo Oriflame terukir di tutupnya. Buat aku, wadah dari plastik seperti ini terlihat kurang sesuai untuk produk dengan harga Rp 75.000 satuannya, produk ini jadi terkesan "murah", tapi sisi positifnya jadi ngga berat saat dibawa2 bepergian. Ujung botol cleansing gel dan face toner sama bentuknya seperti di bawah ini, memudahkan kita mengontrol berapa banyak produk yang kita perlukan dalam sekali pakai.

Di bawah ini adalah penampakan sabunnya, seperti namanya, teskturnya gel bening, dengan busa tidak terlalu banyak, aku suka dengan sabun dengan tidak banyak busa seperti ini, karena berarti kandungan deterjennya ngga banyak, sekali pencet seperti ini udah cukup untuk seluruh wajah dan leher.


Face tonernya bertekstur cair, seperti air, aku pakai dengan cara tuang di kapas secukupnya, lalu usapkan di wajah. Toner ini mampu mengangkat sisa-sisa kotoran di wajah yang tertinggal saat dibersihkan dengan sabun.


Face lotion teksturnya cream aga kental, tadinya aku ngarepin teksturnya bakal lebih runny seperti face lotion brand-brand Korea :D. Saat dioles aga lama baru meresap, harus dibantu dengan ditepuk-tepuk, tapi setelah cream ini menyerap sempurna rasanya ringan di wajah, ngga meninggalkan kilap atau rasa lengket.

Face Lotion ini di bawah penutup plastiknya masih ada segel yang terbuat dari kertas timah, dan isinya sangat-sangat full, setelah barang datang, selama belum dipakai selalu aku taruh di tempat datar, tapi begitu dibuka isinya langsung meluber keluar seperti ini, jadi hati-hati saat membukanya ya Ladies kalau kalian beli Face Lotion ini.




Tiga produk ini aromanya sama, aroma teh hijau, benar-benar aroma teh hijau ya, aroma daun banget, bukan teh melati, aku kurang bengitu suka baunya, untunglah bau itu ngga bertahan lama kok setelah produk diaplikasikan ke wajah.

Setelah sekitar 2 bulan menggunakan produk ini, aku belum merasakan efek yang sangat terlihat. Pori-poriku masih sama-sama aja. Kulit wajahku masih oily, kalo setelah jam 12 siang harus pakai blotting paper biar fresh lagi (dan 1 lembar paper itu masih full minyaknya T.T ). Hanya saja, kalau biasanya seminggu menjelang menstruasi pasti jerawat rame-rame mucul, sejak pakai produk ini jerawat yang muncul saat mens berkurang drastis.

Produk ini juga lumayan hemat menurutku, setelah sekitar 2 bulan yang saat ini tinggal dikiit banget adalah tonernya, sabun masih ada 1/3, face lotionnya masih separo lebih (pemakaian siang dan malam).

Next green stuff: Oriflame The One Long Wear Nail Polish Mint Zest
Pas lihat iklan nail polish ini di katalog bulan April 2015 langsung kepincut sama warna hijaunya, nama kerennya: Mint Zest. 
Lagi diskon ciin bulan April 2015

Botolnya terbuat dari kaca bening tebal, dengan tutup plastik tebal berwarna keunguan dan ukiran logo Oriflame.Nail polish ini di katalognya mampu bertahan hingga 14 hari lho. Saat aku coba memang ketahanannya lumayan, tapi di hari ke 7 kutek ini sudah bocel2 di bagian ujung kuku, hihihihi. Yang aku suka dari kutek ini adalah warnanya sesuai dengan iklan dan botolnya, dan intens, sekali usap aja aku sudah mendapatkan warna seperti di foto ini. 

Hanya sayang kuasnya yang lebar itu kebesaran buat kuku aku yang imut-imut ini, hihihihi, harus hati-hati banget pakainya, kalau ngga bakal beleber ke pinggir-pinggir kuku T.T, biasanya aku putar-putar beberapa kali di mulut botol untuk meniriskan kuasnya, supaya tidak terlalu banyak produk yang terambil.

Sekian dulu deh ya repiu kali ini, oiya, supaya lebih nampol hasilnya aku lagi combine seri tea tree nya Oriflame ini sama serum OST C20, ntar repiu menyusul yak, see ya Ladies :-*

Rabu, 11 Februari 2015

Review on: Bio Oil >> Dari Kecewa jadi Suka

Setiap kali ke mall dan lewat Guardian selalu lihat produk ini, tapi ngga pernah tertarik untuk beli soalnya denger namanya "oil" mikirnya udah pasti ini produk ga bakal jodoh sama kulit muka saya yang oily (yes, saya emang diskriminatif sama kulit, yang diinget kulit muka doank, lupa kalo punya kulit badan super kering :p ). Sampai suatu saat pas jalan-jalan di Bandung dan ke salah satu mall, mbak BA nya ngotot banget nawarin ni produk sampai ngekorin saya, si mbak BA jelasin bahwa Bio Oil ini bisa mengobati keloid juga, saya punya keloid akibat jatuh dari motor tahun 2011, dokter mengatakan bahwa keloid ini ga bakal bisa hilang kecuali dilaser/dioperasi, jadi ketika mbak BA bilang bisa untuk mengatasi keloid dan lagi ada discount Natal 20% (saya beli tanggal  13 Desember 2014) jadilah saya beli sebotol Bio Oil ini.


Pas sampai rumah dan baca2 buku panduannya di sana ngga ada tertulis secara spesifik bahwa Bio Oil bisa untuk menghilangkan bekas luka dalam bentuk keloid (menonjol), yang diklaim bisa diatasi dengan Bio Oil adalah: bekas luka, peregangan kulit, warna kulit tidak merata, penuaan kulit, kulit kering. Karena udah terlanjur dibeli dan berharap keloid termasuk salah satu bekas luka yang beneran bisa diatasin dengan produk ini jadi tetep tiap malem saya rajin oles2 produk ini ke keloid saya, dan sampai sekarang yang berarti udah hampir 2 bulan, kondisi keloid saya ngga mengalami perbaikan sedikitpun, agak kecewa sih tapi ternyata untuk bekas luka selain keloid produk ini boleh juga. 

Sekitar awal Januari 2015 punggung kaki saya kegigit semut merah, alhasil jadi gateeel banget, ga tahan saya garuk sampai jadi lecet-lecet (maaf ga kefoto kondisi awal lecetnya). Setelah 3-4 hari lecetnya kering saya coba olesin lokasi yang lecet dengan Bio Oil, bagus juga lo, Saya mulai pakai Bio Oilnya tanggal 6 Januari 2015, tanggal 17 Januari 2015 perkembangan kondisi kaki saya jadi seperti ini >> abaikan belang kaki saya ya, hihihihihihihi: dari yang awalnya banyak baret lecet2 akhirnya ngelupas dan meninggalkan noda merah dan kulit area sekitarnya yang menggelap

Tanggal 25 Januari 2015 penampakan bekas luka saya jadi seperti ini: noda merahnya semakin mengecil dan memudar, kulit area sekitar luka yang menggelap juga mulai terlihat cerah <3
Jadi menurut saya untuk menghilangkan bekas luka selain keloid terutama yang masih baru, produk ini layak dicoba. Pakainya harus telaten ya soalnya hasil ngga instan. Saya sih ngga masalah hasil lama yang penting aman, saking amannya produk ini juga direkomendasikan untuk dipakai oleh Ibu Hamil yang biasanya rentan dengan berbagai masalah kulit seperti stretchmarks dan warna kulit tidak rata. 

Produk ini teksturnya cair, seperti baby oil sehingga cepat meresap dan ngga lengket2 saat dipakai, aromanya juga seperti bau bedak yang soft. Dan akhirnya saya berani pakai produk ini untuk di wajah, karena wajah saya oily jadi saya hanya pakai seminggu sekali dengan cara: teteskan 1-2 tetes Bio Oil ke telapak tangan, lalu gosok-gosok telapak tangan sampai hangat, setelah itu tangkupkan kedua telapak tangan ke wajah sambil dipijat ringan ke arah atas. Udah deh dibawa tidur, besoknya pas bangun muka jadi kelihatan lebih lembab dan cerah, sukaa deh. Kalau lagi pakai Bio Oil ini biasanya ngga saya campur sama cream/lotion/essence lain.

Gimana dengan kalian? ada yang udah pernah cobain produk ini juga? ^0^

Senin, 01 September 2014

Choco Lava Mask Recipe >> Masker Alami Anti Komedo, Brightening, dan Anti Jerawat



Postingan kali ini bukan tentang review produk skincare atau lenongan, tapi tentang home made mask yang aku buat sendiri pas liburan Idul FItri kemarin. Aku kasih nama Choco Lava Mask :D. Bahannya apa aja? Gampaang banget didapat kok: Coklat Bubuk, Oatmeal, Air Teh Hijau.

Coklat, Teh Hijau dan Oatmeal adalah bahan-bahan yang sudah terkenal manfaatnya buat kesehatan badan. Coklat dan Teh Hijau mengandung senyawa Flavonoid yang bekerja sebagai anti-oksidan, aroma coklat juga dipakai dalam sesi aromatherapy untuk menenangkan pikiran lho. Teh Hijau dalam kecantikan juga sering digunakan sebagai anti bakteri yang berguna untuk menyembuhkan jerawat. Bagaimana dengan oatmeal? Oatmeal jika dikonsumsi secara teratur dapat mengikat kolesterol jahat dalam darah, untuk kecantikan oatmeal dapat membantu menyerap minyak berlebih di wajah dan mengontrolnya.

Nah, ngeliat barang-barang serbaguna tadi nganggur di dapur akhirnya jadi kepikiran apa jadinya kalo semua itu ditemplokin ke muka? Hahaaa..Setelah trial and error sekitar 3x (kalo gak keenceran ya terlalu kentel tu masker jadinya) akhirnya aku berhasil bikin masker yang pas teksturnya buat dipakai. Aku pakai masker ini 1-2x seminggu. Ternyata enaaak banget lo efek masker ini, sel kulit mati dan komedo terangkat, muka jadi halus plus kelihatan lebih cerah, dan ga gampang jerawatan. Mana aroma coklatnya enaak banget buat rileks setelah seharian hectic di kantor. Setelah pemakaian pertama udah terasa efeknya, apalagi kalo kamu pakai rutin, coba deh rasain, ga kalah bo sama masker-masker mehong :D, kalo kulit kamu termasuk kering boleh tambahin madu ya di adonan maskernya (kalo kulitku combo jenisnya)

Ini nih resep adonannya:

1 sdt coklat bubuk
1 sdt oatmeal
2 sdt  air teh hijau panas (air teh hijau nya bikin yang kental ya biar kandungannya tinggi, jangan bikin segelas kayak mau diminum :D )

Cara bikinnya:
Oatmeal dan air teh hijau panas dicampur lalu diaduk smpai oatmeal jadi bubur, lalu masukkan coklat lalu diaduk lagi sampai semua bahan jadi bertekstur bubur.





Cara pakainya:
Setelah berbentuk bubur, oleskan masker ke seluruh wajah atau bagian-bagian tertentu saja yang kamu anggap bermasalah, diamkan kira2 1 jam, pkoknya sampai mengeras maskernya, kalo kamu bikinnya pas masker ini bisa dibawa beraktifitas kok, ga netes2 atau kececeran. 


Setelah mengeras bilas pelan-pelan dengan air hangat, bakal terasa lengket banget oatmealnya, makanya harus pelan-pelan bilasnya, sambil dibilas dipijat-pijat ringan ya. Setelah itu bilas wajah dengan air dingin. Cliing segerrr deh muka :D

Ada yang punya resep masker home made juga? Boleh donk bagi-bagi resepnya? Hihihihihi
See u on the next post ladies :-*

Rabu, 19 Maret 2014

Just Mix It !! Review The Collaboration of SUM:37 Secret Programming Essence and The History of Whoo Qi & Jin Cream



Tanggal 19 Oktober 2013 kemarin saya merit (telat bener baru post sekarang >.<) dan setelah merit saya ikut suami tinggal di Batu (sebelumnya saya tinggal di Malang). Kota Batu selain terkenal apelnya juga terkenal dengan dinginnya. Mungkin karena ngga terbiasa tinggal di tempat berhawa dingin kulit saya jadi shock. Kulit saya yang biasanya oily sekarang jadi kering dan pecah-pecah di daerah pipi dan ujung hidung, plus kusam, huhuhuhuhu.. Jadilah saya cari-cari treatment apa yang pas buat menyembuhkan kulit saya. Awalnya pengen cobain Qi & Jin Cream dan Essencenya, tapi pas sama supplier saya dikasih free sample SUM37 Secret Programming Essence, jadi kepikir deh iseng gimana ya efeknya 2 Korean Top Brand items ini kalo dicampur?

Di bawah ini adalah deskripsi The History of Whoo Qi & Jin Cream dari becleo.com:
Qi & Jin Cream is a product of traditional beauty care techniques of the royal family. In addition to improved firmness through Gongjinbidan maximizes the skin's radiance.
Gongjinhyang - A secret Royal court formula that presents heavenly skincare to empresses
Containing "Gonjinbidan" and "Wild ginseng Cordyceps sinensis". Gongjinhyang helps create a more attractive skin tone. Through the principle of yin-yang harmony to keep skin balanced and the principle of increasing water and diminishing fire to enhance moisture within the skin while soothing it effectively, it gives skin a new radiance and smoothness.

Improved firmness, maximizes the skin's radiance, gives skin a new radiance and smoothness, sounds good and that’s all what my skin wants now!! :p

Dan ini adalah deskripsi dari SUM37 Secret Programming Essence dari hope-inablog.com:
Su:m37 Secret Programming Essence contains over 80 fermented plant extracts and is the only one essence from a Korean brand that actually feels like an essence (most of them have the texture of an emulsion or serum rather than a toner kind of essence). Although it had never claimed to be like Japans SKII, the comparison is inevitable; and that comparison is particularly evident in this product. Purportedly the Su:m37 Secret Programming Essence is very similar to SKIIs star product, Facial Treatment Essence.

Dari penjelasan di atas, jika produk ini adalah bandingan dari SKII FTE maka mestinya produk ini akan sangat membantu mengatasi masalah kulit saya. SKII FTE sangat terkenal dengan kelebihannya melembabkan tanpa membuat oily, mengenyalkan, mencerahkan, dan segudang manfaat lainnya.

So here we go, pertama2 setelah cumuk saya langsung pakai SUM:37Secret Programming Essence. Essence ini teksturnya cair, dengan aroma wangi bunga yang sangaat halus dan akan menghilang setelah essence diaplikasikan ke wajah. Karena teksturnya yang cair, essence ini sangat mudah menyerap dengan ditepuk-tepuk ringan.



Setelah semua essence menyerap saya tambahkan Qi & Jin Cream, cream ini teksturnya creamy, cukup mudah diratakan di wajah. Aromanya khas rempah2 hangat semacam jahe, I love it, feel relaxing.





Fyi, saya pakai cream+essence ini malam aja, untuk pagi hari cuma essence, karena kalo bangun pagi saya lihat muka aga oily, kan aslinya kulit saya oily dan acne prone, takutnya kalo pakai pagi juga plus dtumpuk sunblock+bedak malah jadi jerawatan. Hari pertama, kedua, ketiga, amaan no breakout, jadi lanjut deh campursari ini. Efeknya mulai terasa pada minggu ke dua, wajah saya tidak lagi terlihat mengelupas dan jadi lebih halus. Setelah lanjut sampai akhir minggu ke tiga, kulit saya sudah kembali sehat, malah lebih sehat daripada sebelum saya mulai pakai essence dan cream ini. Kulit jadi terasa lebih kenyal, lembut, cerah, plus komedo berkurang, yeeaaay <3 <3

Yah memang mencampur2 merk skincare tidak disarankan, takutnya ada kandungan yang bertumpuk dan malah membuat reaksi negatif ke kulit kita, but somehow this works well on me, hihihi. Bagaimana dengan ladies? Ada yang pernah coba campur-campur merk skincare kamu? Hohoho..